admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Memaknai sebuah akreditasi sekolah

Pendidikan Indonesia semakin menunjukkan kemajuan dewasa ini. Alhamdulillah Sekolah alam turut berkiprah dalam proses kemajuan tersebut. Puncaknya ketika Menteri Pendidikan yang baru Pak Nadiem Makarim mencetuskan sebuah statemen dalam momen yang tepat pula - hari guru, mengenai pentingnya guru sebagai penggerak serta merdeka belajar. Hal ini sejalan dengan konsep Sekolah Alam yang sejak 20 tahun telah melakukan proses pendidikan yang kini diistilahkan "merdeka" tersebut. Fasilitator (sebutan guru di sekolah alam) telah lama 'merdeka' membuat perencanaan belajar yang kreatif, bagaimana proses pembelajaran yang menyenangkan, student center dan yang pasti memanfaatkan alam sebagai media belajar. Knowledge bukanlah tujuan semata sebuah proses pembelajaran, namun pembentukan akhlak yang baik, karakter pemimpin yang kuat, kemampuan bernalar yang benar dan kemandirian hiduplah yang diperlukan setiap anak untuk kemudian setelah terjun di masyarakat menjadi insan-insan yang bermanfaat bagi alam sekitarnya.

School of Universe, sebagai laboratorium sekolah alam dimana Bang Lendo mengimplementasikan konsepnya hingga kini juga tetap mengakomodir standar-standar pemerintah dalam bentuk 'lain' namun benar. Standar isi yang salah satu muatannya RPP juga di lakukan di sekolah alam dalam bentuk Daily Activity Plan, Standar sarana dan prasarana laboratorium yang disyaratkan juga sudah dipenuhi dalam bentuk laboratorium yang maha luas dan real yakni alam semesta yang diciptakan Allah dengan sempurna ini. Banyak contoh lain yang awalnya dianggap bertentangan namun ternyata sejalan bahkan bernilai lebih. Banyak pula tentunya hal-hal yang dapat di terapkan bagaimana dokumentasi dikelola dengan rapih. Sekolah alam kini malah sudah memanfaatkan digital sebagai salah satu alat bantu menyampaikan knowledge dan juga bisa diaplikasikan dalam pendokumentasian proses-proses pembelajaran dalam bentuk digital dan disimpan rapih dalam cloud - rak dan lemari buku tak terhingga batasnya.

Pembelajaran yang dapat dipetik dalam sebuah proses akreditasi adalah bagaimana setiap komponen pendidikan baik pemerintah, swasta maupun individu sekalipun dapat melakukan kolaborasi dan hasilnya adalah lompatan yang jauh ke depan. Akreditasi tidak hanya soal mengejar hasil nilai A dan berbangga dengannya, namun bagaimana kita semua dapat memberi manfaat bagi negara yang kita cintai ini dalam bentuk masukan-masukan dari hasil eksperimen pendidikan yang bisa dibilang tidak sebentar. 20 tahun perjalanan sekolah alam semoga menjadi bagian dari lompatan pendidikan di Indonesia agar bisa mengejar bahkan meninggalkan negara-negara lain berlabel pendidikan terbaik seperti Finland, Singapore dan lainnya. Nilai A juga menjadi cermin bagi kita semua untuk merefleksikan diri untuk selalu dan terus belajar tanpa henti agar memantaskannya. 

ﻭَﻟِﻜُﻞٍّ ﻭِﺟْﻬَﺔٌ ﻫُﻮَ ﻣُﻮَﻟِّﻴﻬَﺎ ﻓَﺎﺳْﺘَﺒِﻘُﻮﺍْ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ ﺃَﻳْﻦَ ﻣَﺎ ﺗَﻜُﻮﻧُﻮﺍْ ﻳَﺄْﺕِ ﺑِﻜُﻢُ ﺍﻟﻠّﻪُ ﺟَﻤِﻴﻌﺎً ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ

Artinya : Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.( Q.S Al- Baqarah : 148 )

 

Prestasi ananda dalam cabang renang

   

Alhamdulillah, ada berita yang menggembirakan dari siswa School of Universe. Yang pertama dari ananda Thoriq Azhar Raditya yang kini duduk di SD 5 berhasil menjadi juara 2 lomba renang OSN se kecamatan Parung. Yang berikutnya dalam olah raga yang sama, yakni renang, Ananda Raffael Ibrahim juga berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet juara dalam ajang lomba renang Al Madinah Fun Swim. Walaupun masih kelas TK sudah banyak memperoleh prestasi.

Apabila bersungguh-sungguh dan sesuai dengan minat dan bakatnya, anak akan dapat dengan mudah mencapai cita-citanya. Barakallah ya ananda Thoriq dan Raffael.

Saat Siswa Bebas Kembangkan Talenta

Liputan Sekolah Alam School of Universe dalam acara Selamat Pagi Indonesia MetroTV pada hari Rabu, 27 November 2019. Liputan ini dalam rangka momen Hari Guru dan pidato singkat Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dimana guru diharapkan dapat melakukan pembelajaran di luar kelas, membuat proyek-proyek sosial yang melibatkan siswa, dan menemukan bakat dan minat siswa.

Hal ini menjadi isu yang sedang ramai di masyarakat karena perubahan yang cukup ekstrim dilakukan oleh Nadiem dan ternyata Sekolah Alam telah melakukan hal ini sejak lama, tepatnya 20 tahun silam pada tahun 1998 saat Lendo Novo, konseptor Sekolah Alam pertama kali mendirikannya di Ciganjur. 

Kini konsep tersebut sudah berkembang tidak hanya pada level pendidikan dasar dan menengah saja, namun sudah menyentuh pendidikan tinggi dan konsep pendidikan digital. Semoga semakin banyak inspirasi-inspirasi lain dari pegiat pendidikan agar pendidikan di Indonesia dapat semakin baik.

https://www.metrotvnews.com/play/bmRCyJga-saat-siswa-bebas-kembangkan-talenta-di-sekolah-alam

Workshop Akar Alam TK-SD 2019

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Para Pejuang Sekolah Alam yang dirahmati Allah SWT, Alhamdulillah Workshopp Akar Alam Sinergi antara Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN) dan Lendo Novo Research Centre (LRC) yang sudah lama ditunggu-tunggu insyaAllah akan dilaksanakan pada bulan Desember 2019. Adapun ketentuannya sebagai berikut :

  • Tanggal Pelaksanaan : 10-13 Desember 2019
  • Tempat : Gd. Aula P4TK Penjas dan BK, Parung - Bogor
  • Pendaftaran : 21 November 2019 - 5 Desember 2019
  • Contact Person : Myra Safar (082133191122)
  • Format Pendaftaran : "Akar alam/nama sekolah/jumlah peserta" kirim melalui whatsapp ke contact person
  • Sasaran Pelatihan : Owner sekolah, ketua perguruan, manajer sekolah, kepala sekolah dan umum

 

Materi-materi pada akar alam sangat bermanfaat bagi sekolah alam khususnya sekolah alam yang baru berdiri, meliputi:

  1. Open mind dan konsep sekolah alam
  2. Kurikulum sekolah alam
  3. Pendidikan untuk semua 
  4. Pendirian sekolah alam
  5. Manajemen sekolah alam
  6. Pola hidup rahmatan lil alamin

 

Investasi keikutsertaan : 

Satu sekolah berhak mengirimkan maksimal 3 orang peserta dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mengirimkan 1 orang, investasi keikutsertaan : Rp. 6.000.000,- (Workshop, Buku akar alam, akomodasi, konsumsi)
  2. Mengirimkan 2 orang, : Rp. 7.400.000,- (Free workshop, akomodasi, konsumsi)
  3. Mengirimkan 3 orang, : Rp. 8.800.000,- (Free workshop, akomodasi, konsumsi)

Segera daftarkan sekolah Bapak/Ibu, karena tempat terbatas…

Artikel Terkait :

Workshop AkarAlam level SMP/SMA

Training Guru Sekolah Alam

Workshop Akar Alam Batch 01

AKARALAM - Akademi Kurikulum Pembelajaran Sekolah Alam

 

 

High Adventure SM 2 Gunung Ungaran

Kakak-kakak SM 2 kali ini menjelajahi daerah Jawa Tengah, Kabupaten Semarang tepatnya di Ungaran. Kegiatan High Adventure adalah salah satu program leadership di level SM 2. Sebelumnya saat di SM 1 mereka sudah melalui tantangan Basic Adventure. Kali ini selain harus menakhlukkan tanjakan Gunung Ungaran, mereka juga melalui perjalanan yang cukup jauh dari Parung, Bogor. 11 November 2019, siswa SM 2 mengawali perjalanan dengan berkumpul di Stasiun Kereta Api Senen, Jakarta. Mereka menggunakan transportasi Kereta Api hingga Stasiun Tawang, Semarang.

Sedikit gambaran mengenai Gunung Ungaran, memiliki ketinggian 2.050 meter. Walaupun tidak ada catatan khusus mengenai aktivitas vulkanologi di gunung ini, tetapi terdapat sumber mata air panas di kaki gunungnya yang mengindikasikan adanya aktivitas panas bumi di bawah tanah. Lokasi sumber mata air panas tersebut terdapat di Candi Gedong Songo dan Gonoharjo, Limbangan, Kendal. Gunung Ungaran memiliki tiga puncak yaitu Gendol, Botak, dan Ungaran. Puncak tertingginya adalah Ungaran. Dari puncak gunung ini, jika memandang ke utara akan terlihat Kota Semarang dan Laut Jawa sedangkan jika membalikkan badan, akan terlihat jajaran (dari kiri ke kanan) Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Kendalisodo dengan Rawa Peningnya, beserta Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prahu.

Tidak ada catatan yang jelas mengenai aktivitas gunung ini. Namun, diperkirakan gunung ini pernah meletus pada zaman kerajaan dahulu, dengan letusan yang amat dahsyat sehingga menghancurkan dua pertiga bagian puncak dari semula sehingga yang dapat dilihat sekarang adalah hanya sepertiga bagian dari Gunung Ungaran berapi purba. Diperkirakan, gunung ini sedang mengalami masa tidur panjang dan sewaktu-waktu dapat aktif kembali.

Gunung Ungaran mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Di lerengnya terdapat situs arkeologi berupa Candi Gedongsongo (Bahasa Jawa: gedong = gedung, songo = sembilan). Terdapat pula beberapa air terjun (curug), di antaranya Curug Semirang dan Curug Lawe. Juga terdapat gua, yang terkenal dengan nama Gua Jepang. Gua ini terletak 200 meter sebelum puncak, tepatnya di sekitar daerah Kebun Teh Promasan.

Di sisi timur gunung ini terletak kota Ungaran, pusat pemerintahan Kabupaten Semarang. Kota Ambarawa terletak di sisi selatan. Daerah wisata Bandungan berada di lereng gunung ini pula, dan berlokasi berdekatan dengan peninggalan purbakala Candi Gedong Songo.

Setibanya di stasiun Semarang Tawang kami bergegas menuju Promasan menggunakan mobil pick up, Sungguh pengalaman yang memacu adrenaline. Bagaimana tidak, kami harus melewati jalan yang ber kelok - kelok untuk sampai ke lokasi tersebut. Kami sampai di Promasan pada pukul 01:00 pagi dan langsung beristirahat untuk melanjutkan kegiatan besok, yakni pendakian ke Ungaran.

Hari selanjutnya kami melakukan tracking ke Gua Jepang dan dilanjut tracking ke basecamp Mawar, setiba nya di basecamp Mawar kami beristirahat dan bersih - bersih untuk kembali ke stasiun Semarang Tawang dan pulang, dalam kegiatan ini kami pengalaman dan pembelajaran yang sangat beharga. Silahkan tonton video liputan perjalanannya ya dan jangan lupa untuk subscribe channel youtube kami.

sumber : wikipedia dan liputan Mr. Subki