All for Joomla All for Webmasters
admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Cleanup SOU

Seperti halnya sekolah di berbagai negara lain seperti jepang misalnya, yang terkenal dengan negara modern dan menghasilkan banyak teknologi canggih juga menerapkan aturan siswa harus membersihkan ruang kelas mereka sendiri. Mereka juga bertanggung jawab terhadap kebersihan toilet sekolah. Tidak ada tukang bersih-bersih yang akan membantu mereka. Hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan agar siswa belajar bekerja sama dan menghargai kebersihan lingkungan.

Selain sekolah, juga ada sebuah desa di India yang bernama Mawlynnong. Desa ini di daulat sebagai desa terbersih di Asia. Di desa ini masyarakatnya tak pernah tolerir terhadap perilaku jorok membuang sampah sembarangan. Seluruh penduduk Mawlynnong mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu meluangkan waktu menjaga kebersihan desa. Dedaunan disapu dari jalan dan dikumpulkan di satu wadah untuk diolah menjadi kompos. 

Kebersihan desa Mawlynnong dimulai sejak 130 tahun silam. Kala itu wabah kolera menjangkiti warga desa. Untuk menghentikan wabah kolera, penduduk membersihkan desa dan berkomitmen menjaganya agar selalu bersih. Kebiasaan menjaga lingkungan akhirnya ditularkan turun temurun hingga kini. Dalam kebiasaan Mawlynnong, kaum wanitalah yang mengorganisir kegiatan bersih-bersih.

Merokok dan menggunakan plastik dilarang di desa ini. Plastik-plastik yang terdapat di Mawlynnong merupakan sampah dari para turis. Penduduk setempat tak pernah memprotes turis yang datang dengan membawa plastik. Warga akan langsung memungut sampah plastik setiap menemukannya. Demikian dilansir dari independent.co.uk.

Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Tidak banyak memang sekolah yang melibatkan siswanya secara langsung untuk bertanggung jawab dalam hal kebersihan lingkungan sekolahnya secara menyeluruh. Program bersih-bersih hanya baru dilakukan per kelas saja dengan menerapkan jadwal piket. Beberapa pesantren sudah banyak yang mengharuskan santrinya untuk membersihkan lingkungan pondok pesantrennya. Tentunya hal ini lebih kondusif mengingat mereka tinggal sehara-hari di sana. Berbeda dengan sekolah-sekolah yang non boarding.

Sekolah Alam sejak didirikan tahun 1998 adalah sekolah yang konsern dengan konservasi alam dalam bentuk kecintaan terhadap lingkungan hidup, kebersihan, 3R, 5R, DIY dan lain-lain.

   

School of Universe, Secara konkrit membentuk kebiasaan dan tanggung jawab kebersihan kepada siswa. Selain piket harian di kelas, mulai tahun ajaran ini (2019/2020), di launching Program yang bertajuk 'Cleanup SOU'. Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan durasi yang singkat saja 15 menit, namun secara massal. Setiap siswa dibekali wadah tempat memungut sampah, yang pada akhir kegiatan semua sampah dikumpulkan untuk selanjutnya diolah kembali. Orang tua pun didorong untuk bersinergi dengan memberikan tanggung jawab kepada anak-anaknya di rumah dalam hal kebersihan seperti membuat sampah pada tempatnya, membantu bunda mencuci piring, dan lain-lain.

sumber : dokumentasi SOU

https://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/travelling/17/09/07/ovvqyt359-menengok-mawlynnong-desa-terbersih-di-asia

https://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/08/160802_vert_tra_desa_bersih

https://www.arah.com/article/41271/ini-yang-membuat-desa-mawlynnong-jadi-terbersih-di-asia.html

https://kumparan.com/@millennial/mentalitas-jepang-tercermin-dari-tanggung-jawab-murid-pada-kebersihan-1541594514855300937

 

Raport TA 2018 - 2019

Hari ini, Sabtu 22 Juni 2019, di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Parung, banyak sekolah yang akan memberikan raport siswa untuk TA 2018 /2019, begitu juga dengan School Of Universe.

Raport adalah salah satu hal yang ditunggu oleh semua siswa, berkaitan dengan hasil pembelajaran selama 1 tahun ajaran yang sudah berjalan. Banyak nilai yang ingin dicapai oleh anak, secara sempurna, karena keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kualitas yang baik.

Sejatinya sekolah yang terbaik adalah, yang membuat anak merasa nyaman dan menemukan jati diri sendiri, bukan menjadikan anak sesuai dengan keinginan sekolah, karena jika memang masih seperti itu, maka anak selamanya akan selalu dalam bayang - bayangkan yang akan menghantui selama sang anak menempuh pembelajaran di sekolah tersebut.

Ramai nya keriuhan sistem zonasi, memberi sedikit informasi kepada kita, bahwa sampai saat ini, pendidikan di Indonesia masih terkesan bahwa sekolah yang bagus adalah sekolah ini, itu dan lain sebagainya. Padahal sekolah yang memiliki guru yang baik, fasilitas yang memadai dan memberikan ruang untuk siswa berkreasi sangat banyak. School Of Universe, sampai saat ini selalu mencoba untuk mengikuti pola pendidikan yang dinamis dan terarah, dan insyaAllah yang terbaik sesuai dengan fitrah anak.

Raport, bukan hanya masalah angka, namun banyak hal yang perlu ditelisik oleh Orang Tua, berkaitan dengan apa yang sudah dan akan dicapai oleh sang anak, agar kelak tidak terlalu lama dalam menentukan arah selanjutnya. Karena semakin lama menentukan arah, maka semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk kembali menghadirkan pendidikan untuk buah hati Ayah dan Bunda.

Berilah ruang untuk berekspresi bagi anak, beri mereka kebebasan yang beraturan, dan selalu tanyakan apa yang sedang dihadapi, karena masa ini adalah masa yang sangat rumit, namun tidak terlalu sulit.

Teruntuk Ananda semua, selamat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya, dan selalu asah potensi diri, selalu berdoa kepada Allah Swt agar selalu dimudahkan dalam setiap langkah dan selalu dalam lindungannya, aamiin

School Of Universe
Sabtu 22 Juni 2019

 

 

Pemilihan Presiden Siswa 19/20

Tidak hanya dalam bernegara, dalam tatanan dunia pendidikan pun, demokrasi sudah diajarkan, selain memberikan kesempatan bagi para kandidat, moment ini juga sebagai sarana untuk melatih diri dalam memberikan presentasi yang baik bagi para pemilih. Acara pemungutan suara dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Juni 2019 di School of Universe. Daftar Pemilih Tetap terdiri dari seluruh civitas School of Universe. Baik siswa, guru maupun staff antusias memberikan suara untuk kandidat yang mereka favoritkan. Tentunya sebelum pemungutan suara dilakukan, setiap pasangan calon memaparkan program-program kesiswaan yang akan mereka unggulkan apabila terpilih. Selain pemaparan visi dan misi, para calon juga memberikan semangat kepada calon yang lain, karena persaingan yang baik dan sehat adalah sama-sama saling mendukung dan bukannya menjatuhkan, karena kegiatan selama setahun akan dilakukan bersama, maka perlu saling sokong dan tolong tanpa ada yang merasa iri. 

Alhamdulillah pemilihan presiden siswa terlaksana dengan baik dan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu target dalam kurikulum Leadership yang dalam keseharian juga dilaksanakan di kelas (Classroom Leadership Corps).

Setelah pemungutan suara, kegiatan dilanjutkan dengan perhitungan hasil suara dan diperoleh presiden dan wakil presiden terpilih. Selamat atas terpilih nya Presiden dan Wakil Presiden Siswa School Of Universe Tahun Pengabdian 2019/2020  : M Faris Dzikri Karim (Presiden Siswa) dan Inas Sekar Nilamsari (Wakil Presiden Siswa), dan selamat bertugas melanjutkan kepresidenan siswa tahun 2018/2019 yang di amanahkan kepada Matilda dan Tsani. Kapada kandidat yang belum terpilih Rafi, Hanif, Tsani dan Tisya semoga dapat mensupport dan mendukung semua program yang akan dijalankan kedepannya.

- Sesungguhnya amanah itu akan dipertanggung jawabkan, maka berbuatlah yang terbaik bagi lingkungan -

Membentuk Anak yang Sukses - Bincang Sehati

Salah satu memberikan pola asuh yang baik adalah dengan menjadi contoh bagi anak, baik dalam bersikap maupun bertutur kata. Nasehat, nilai, maupun tradisi dalam keluarga dapat membentuk pribadi anak. Pola asuh dan cara didik orang tua diharapkan mampu membangun sikap positif di dalam diri sang anak. Kesuksesan yang diraih anak dapat terwujud karena pelajaran orang tua yang ditanamkan sejak kecil.

Konsultan Learning Support Center School of Universe, Rr. Finandita Utari, M.Psi., Psikolog., CGA dalam acara Bincang Sehati DAAI TV bertajuk 'Membentuk Anak yang Sukses' berbagi kepada pemirsa hal-hal yang penting bagi orang tua untuk membentuk anak yang sukses. Diantaranya senantiasa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi hal-hal yang disukai anak sesuai bakatnya. Hal ini sejalan dengan apa yang sudah School of Universe jalankan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah. Apalagi ketika anak sudah menginjak level SMP dan SMA, bakat dan hobi anak bisa kita arahkan agar dapat membantu anak mandiri secara finansial yakni berbisnis.

Yuk mari kita simak video berikut ini

Siswa SOU mengikuti Pameran Kementerian Keuangan

Perkumpulan Dharma Wanita Kementerian Keuangan hari ini Rabu (7/5/2019) menggelar pameran DhawaFest Pesona 2019 di Gedung Dhanapala. DhawaFest Pesona 2019 merupakan acara tahunan yang memamerkan UKM binaan dari beberapa BUMN, seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Angkasa Pura II. Para UKM yang terlibat berjumlah kurang lebih 205 pelaku. Di mana mayoritas adalah penjual pakaian dan batik. Ada juga yang menjual perhiasan seperti cincin dengan mutiara.

"Acara dalam rangka menyambut ramadhan, diisi oleh masing-masing bidang unit kerja," kata Ketua Dharma Wanita Kementerian Keuangan Wida Hadiyanto di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (7/5/2019).

Wida mengungkapkan, acara pameran ini berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 8-10 Mei 2019. Pameran ini pun terbuka untuk umum tanpa dikenakan biaya masuk sepeser pun "Kita malah senang kalau ada orang lain datang ke sini. Ini untuk umum juga," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan selama pameran berlangsung juga ada 2.000 paket sembako murah yang bisa dimanfaatkan. Hanya saja, 2.000 paket itu hanya untuk pegawai Kementerian Keuangan khususnya yang bekerja sebagai office boy dan security atau penjaga keamanan. "Membagikan sembako murah 2.000 paket kepada keluarga dan penjualan sandang murah, aktivitas sosial memberikan dampak positif bagi yang menerima," ujar Sri Mulyani.

Pada pameran ini juga ada yang menjual soal ikan frozen (beku) yang harganya mulai dari Rp 7.500 per pack hingga yang paling mahal Rp 130.000 per pack. Adapun, ikan beku yang dijual ada tulang pipi dengan harga Rp 7.500 per pack dan yang paling mahal ikan tuna dan salmon Rp 130.000 per pac. Selain itu ada juga udang dan cumi-cumi.

Salah satu siswa School of Universe kelas SM-4 (SMA), Helmy turut mengikuti acara tersebut dengan menggelar bisnisnya di bidang peternakan. Ibu Sri Mulyani juga menyempatkan untuk mampir dan bertanya kepada Helmy, dari sekolah mana. Helmy menjawab di School of Universe. "Oh, Sekolah Alam ya?" tutur Bu Sri Mulyani menanggapi. Helmy juga diminta kartu nama bisnisnya serta melakukan audiensi di depan Bu Menteri untuk persiapan hari raya kurban yang dagingnya langsung diolah menjadi rendang kaleng dan akan didistribusi ke pelosok Indonesia. 

Bunda Helmy yang juga turut mendampingi anandanya dalam pameran tersebut sangat mengapresiasi peran pak Dedi sebagai wali kelas Helmy dan fasilitator-fasilitator School of Universe dalam mendorong bisnis siswa-siswinya serta mencari tempat magang yang sesuai dengan minat dan bakat setiap anak. Mudah-mudahan dengan semakin menjamurnya Sekolah Alam di Indonesia turut mempercepat lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang rahmatan lil 'alamin.

Sumber Berita : Detik.com

Foto : Hendra Kusuma (Detik.com) dan Bunda Nuryani (Ibunda Helmy)